«

»

@ndikaCP

Rumor yang salah tentang kanker paru

operasiBanyak sekali rumor atau pendapat yang beredar di kalangan masyarakat kita yang salah tentang kanker khususnya kanker paru. Pendapat-pendapat tersebut kadang-kadang sangat diyakini oleh masyarakat sebagai sesuatu hal yang benar. Untuk itu saya mencoba merangkum beberapa pendapat yang salah tentang kanker khususnya kanker paru dengan harapan dapat sedikit meluruskan rumor tersebut.

1. Pasien kanker paru dapat menulari orang sekitarnya.

Kanker paru bukan merupakan penyakit menular sehingga walaupun anda berada satu ruangan dengan penderita kanker maka pastinya penyakit kankernya tidak menulari anda. Meskipun terdapat beberapa teori yang berpendapat bahwa kanker paru diawali oleh proses infeksi tetapi kankernya sendiri tidak akan menulari anda.

2. Jika dilakukan pembedahan akan menyebabkan kankernya semakin menyebar

Pendapat diatas sudah lama beredar dikalangan masyarakat. Hal ini disebabkan pada awal berkembangnya proses pembedahan banyak memberikan hasil yang tidak menggembirakan dan juga karena belum sempurna proses sterilisasi. Kekambuhan yang terjadi setelah sebelumnya dilakukan pembedahan tidaklah disebabkan oleh proses pembedahannya sendiri. Perlu dijelaskan disini walaupun sebelum pembedahan tidak terdapat penyebaran (metastasis) tetapi karena kemampuan teknologi imaging yang belum mampu mendeteksi mikrometastasis maka seringkali kanker timbul lagi walaupun sebelum pembedahan tidak ditemukan. Secara umum saat ini para ahli berpendapat bahwa pembedahan masih merupakan tindakan terbaik untuk local treatment.

3. Kemoterapi akan menyebabkan penyakit semakin parah

Kemoterapi pastinya sebagai obat sitotoksik mempunyai potensi untuk menimbulkan efek samping. Pendapat “kemoterapi menyebabkan penyakit semakin parah” disebabkan pengalaman buruk dari sedikit pasien terhadap efek samping obat ini. Tetapi sebenarnya pernyataan tersebut sering salah sasaran karena obat kemoterapi yang sering diberikan pada pasien kanker lanjut, sehingga kondisi yang dialami lebih disebabkan oleh progresifitas penyakitnya daripada efek samping. Contohnya pada  pasien kanker lanjut terdapat keluhan lemah (fatigue), hilang selera makan dan penurunan berat badan dimana keadaan tersebut lebih karena penyakitnya dibanding efek samping obat. Secara umum clinical trial yang dilakukan memperlihatkan kemoterapi memberikan keuntungan kualiti dan kuantiti bagi pasien kanker paru khusunya dibanding yang tidak menerima kemoterapi.

4. Sebenarnya ada obat yang manjur untuk kanker tetapi dokter/para medis tidak menggunakannya agar bisa terus dapat pemasukan uang.

Ini merupakan pendapat yang absolutely salah. Walaupun tidak menutupi adanya dokter hitam tetapi yakinlah bahwa sebagian besar dokter Indonesia merawat pasien kanker paru dengan satu tujuan untuk berusaha menyembuhkan pasiennya. Perlu diingat bahwa kanker merupakan penyakit yang sangat kompleks maka berbagai metoda pengobatan akan dilakukan untuk mencapai tujuan penyembuhan tersebut.

5. Berpikir positif dapat menyembuhkan kanker

Bukannya saya melarang pasien kanker paru untuk  berpikir positif tetapi hanya untuk mengingatkan bahwa berpikir positif saja tidak cukup untuk menyembuhkan kanker. Hal ini diperkuat suatu penelitian yang dimuat di journal Cancer yang dimuat tahun 2007 yang menyatakan status emosi pasien tidak berhubungan dengan lama bertahan hidup pasien. Berpikir positif tidak salah tetapi jangan berlebihan yang terpenting adalah mencapai keseimbangan.

6. Makan yang banyak dan suplemen vitamin dapat menyembuhkan kanker

Banyak sekali paper yang menulis hubungan antara kanker dengan makanan. Walaupun begitu sampai saat ini tidak bukti pasti yang memperlihatkan modifikasi makanan tertentu dapat menjadikan pasien sembuh dari kankernya. Suatu penelitian yang dimuat di Cancer research journal dimuat tahun 2008 memperlihatkan sel kanker yang di biakan secara laboratorium kemudian diberikan suplemen vitamin C dosis tinggi akan menghasilkan sel kanker yang pertumbuhannya lebih cepat dan resisten terhadap banyak obat kemoterapi. Bukan berarti saya menganjurkan agar jangan makan tetapi pemberian megadose vitamin dan pemberian suplemen selama terapi dapat berefek negatif bagi tubuh. Yang terpenting adalah keseimbangan makanan dengan kalori yang adekuat untuk mengurangi penurunan berat badan yang disebabkan kanker.

7. Konsumsi gula (sugar) dapat menyebabkan kanker berkembang semakin cepat.

Sama seperti sel normal tubuh lainnya maka sel kanker memang membutuhkan gula untuk berkembang. Pengaruh gula terhadap sel kanker merupakan suatu proses yang sangat kompleks dan bukan sesuatu seperti proses makan sesuatu serta langsung dipakai oleh tubuh. Balance diet yang terdiri dari karbohidrat, protein dan lemak tidak jenuh merupakan konsumsi terbaik untuk pasien kanker.

 

 

Share

No related posts.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Switch to our mobile site