«

»

@ndikaCP

5 jenis Infeksi saluran napas atas (ISPA) yang paling sering ditemui dokter

fotofolia

Sebenarnya infeksi saluran napas atas (ISPA) merujuk pada berbagai infeksi oleh virus, bakteri bahkan jamur yang mengenai saluran napas atas (hidung, faring, laring, epiglotis). Terbanyak ISPA ini disebabkan oleh virus, tetapi sulit membedakan penyebab infeksi kalau hanya berdasarkan gambaran klinisnya. Berdasarkan bagian yang terkena maka ISPA dapat dibedakan atas beberapa penyakit. Pada tulisan ini terdapat 5 penyakit ISPA yang paling sering ditemui dokter.

1. Common cold

Ini merupakan ISPA yang paling sering ditemui. Ditandai oleh keluar ingus, bersin-bersin, kadang hidung tersumbat dengan demam tidak terlalu tinggi atau malaise. Terdapat 200 strain virus yang menyebabkan keluhan common cold ini. Common cold menular melalui udara (droplet) sehingga seringkali jika dalam satu sekolah atau satu rumah terdapat penderita ini maka dengan cepat akan menulari teman/penghuni rumah lainnya. Kebanyakan untuk commnon cold tidak memerlukan pengobatan yang bersifat spesifik.

2. Faringitis

Sama seperti common cold maka faringitis umumnya juga disebabkan oleh virus. Tetapi disamping virus maka penyebab lain seperti streptoccus, Mycoplasma pneumoniae yang merupakan bakteri dapat memperberat kondisi faringitis. Pada pasien ini biasanya mengeluhkan nyeri tenggorokan, kemerahan (eritema) pada faring kadang disertai pembesaran tonsil (amandel). Pada faringitis yang disebabkan bakteri maka pemberian antibiotik  diperlukan. Pada kondisi jarang, streptococcal sebagai penyebab faringitis juga dapat menimbulkan komplikasi pada ginjal (glomerulonefritis) atau bisa juga berupa demam rheumatik.

3. Sinusitis

Infeksi pada sinus maxilla menyebabkan nyeri facial, hidung tersumbat, ingus bahkan sering disertai demam dan lemas. Pada sinusitis seringkali terjadi post nasal drip (aliran ingus) yang merangsang batuk dan menyebabkan iritasi laring. Penyakit ini biasanya diobati dengan antibiotik, pelega hidung (nasal dekongestan) dan analgetik (penghilang nyeri). Pembedahan diperlukan pada kondisi sinusitis kronik.

4. Laringitis akut

Jika pasien menderita penyakit ini maka kebanyakan akan mengeluh suara serak atau hilangnya suara yang bersifat temporer. Keluhan ini dapat terjadi karena terjadi pembengkakan pita suara (vocal cord).

5. Epiglotitis.

Epiglotitis merupakan penyakit yang cukup serius, disebabkan oleh kuman Haemphilus influenza type B yang sering meyebabkan septikemia (banyak kuman pada darah). Kematian dapat terjadi karena pembengkakan pada epiglotis yang menyebabkan sumbatan saluran napas. Pasien epiglotitis biasanya mengeluh demam, nyeri menelan, sakit tenggorokan. Penderita ini harus dirawat di rumah sakit.

Share

No related posts.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Switch to our mobile site