Pengambilan cairan pleura

torakosintesis

torakosintesis

Paru kita dibungkus oleh pembungkus paru yang disebut pleura. Pleura memiliki dua lapisan yang berada dibagian dalam disebut pleura viseral dan bagian luar disebut pleura parietal. Pada kondisi normal diantara kedua lapisan tersebut yang disebut rongga pleura hanya terdapat cairan sekitar 20-30 cc yang berfungsi sebagai pelumas sehingga pernapasan berlangsung dengan baik. Tapi jika dokter spesialis paru (Sp.P) menemukan kemungkinan cairan yang cukup banyak dari pemeriksaan fisis dan pemeriksaan penunjang maka harus dilakukan pengambilan cairan pleura yang digunakan sebagai sampel pemeriksaan. Analisa cairan pleura dapat menjadi bahan pertimbangan dokter spesialis paru (Sp.P) terhadap kemungkinan sakit pasiennya. Disamping itu dari cairan pleura dapat juga dilakukan pemeriksaan lain untuk menyingkirkan apakah disebabkan karena infeksi TB, kuman mikroorganisme lainnya, parasit, keganasan (tumor) atau karena kelainan sistemik lainnya seperti gagal jantung, gagal ginjal. Bagi seorang dokter spesialis paru (Sp.P) pengambilan cairan pleura merupakan tindakan wajib yang dilakukan untuk memastikan penyakit yang diderita pasiennya