Ultrasonography Paru (Thoracic Ultrasonography)

USG ParuTeknologi kedokteran semakin lama semakin berkembang termasuk di bidang paru dan respirasi. Ultrasonography adalah salah satu contoh dari perkembangan teknologi fisikomedis sehingga membantu banyak dokter dalam meningkatkan keakuratan diagnosis pasien. Sebenarnya di spesialisasi lain seperti kebidanan pemanfaatan ultrasonography sudah lama digunakan bahkan sudah dimulai diawal abad 20 yaitu tahun 1877 – Brothers Pierre and Jacques Currie menemukan piezoelectricity atau transducer (probe). Berturut-turut USG digunakan dibidang jantung, saraf bahkan tulang dan otot. Di bidang paru mulai berkembang sejak tahun 1989 saat Professor Daniel Lichtenstein mengembangkan “chest ultrasound & intensive care”. Dengan kemampuan mengoperasikan dan menganalisa gambar yang didapat dari USG ini maka seorang dokter spesialis paru (Sp.P) bekerja lebih aman karena ada tuntunan gambar sebelum tindakan invasif, menambah keakuratan diagnosis, lebih cepat hasilnya serta resiko radiasi lebih minimal. Secara umum bagi dokter spesialis paru (Sp.P) ada 3 hal yang dapat dimanfaatkan dari USG ini yaitu untuk efusi (cairan) pleura, kelainan interstitial serta pneumotorak (paru kempes), tentu untuk kelainan lain bisa terus dikembangkan. Tetapi seperti pepatah minangkabau “lancar kaji karena diulang” artinya suatu kemampuan akan terus bertambah jika hal itu terus dipelajari dan dilakukan.#dokterparu##pulmonologi#