Anastesi umum atau lokal saat Bronkoskopi?

16601674_10154999125348158_7855252093504810663_oBanyak orang bertanya-tanya..saat dilakukan bronkoskopi..apakah dilakukan dengan anastesi (penghilang rasa) bersifat lokal atau umum. Jawabannya dua-duanya bisa dilakukan. Tapi umumnya tindakan bronkoskopi oleh dokter spesialis paru (Sp.P) dilakukan dengan anastesi yang bersifat lokal atau diberikan obat sedasi (bikin ngantuk), sehingga selama tindakan bronkoskopi pasien masih sadar tapi tidak merasakan sakit. Beberapa teknik anastesi lokal banyak dipraktekan. Lagi-lagi yang dimaksud anastesi lokal disini adalah menghilangkan rasa (sensasi) pada daerah tenggorokan sehingga saat alat bronkoskopi dimasukan tidak sakit, batuk-batuk atau banyak gerak. Hal ini penting agar alat scope nya mudah masuk dan tidak ada penolakan dari pasien. Tentu kalau diberikan obat sedasi tindakan bronkoskopi sedikit lebih “mudah”. Kembali ke anastesi lokal dalam praktek banyak cara dilakukan baik secara injeksi atau topikal. Tapi injeksi anastesi pada daerah tenggorokan (palatopharinx) sangat jarang dilakukan karena tidak praktis dan “sedikit invasif”. Umumnya dilakukan dengan anastesi secara topikal, baik dengan disuruh pasien kumur-kumur beberapa menit dan bisa dengan menyemprotkan obat anastesi ke daerah belakang langit2 mulut (palatopharinx). Tentu tujuan akhirnya saraf yang memberikan sensasi pada saluran pernapasan (Nerve V, IX dan X) dapat di hambat sehingga memudahkan dokter spesialis paru (Sp.P) melakukan tindakan bronkoskopi.#bukaniklan##dokterparu##pulmonologi#