Banjir ataukah genangan air pada pembungkus paru

16649477_10155044743778158_8094131057620340032_nBanjir atau genangan!! saat ini menjadi polemik terutama sejak 5 tahun terakhir apalagi sejak si ngono mulai memimpin agak jarang mendengar kata-kata banjir seringnya kata genangan. Dalam dunia per-paru-an sering pula ada perbedaan efusi pleura minimal (genangan air di rongga pleura) dan efusi pleura masif (banjir di rongga pleura). Dari perumpamaan diatas orang awam akan mudah membedakan yang mana paling berbahaya dan mana yang lebih banyak airnya serta dimana perbedaannya. Kalau kita lihat pada ronsen dada maka kebanjiran di rongga pleura (efusi pleura masif) maka satu sisi dada akan berwarna putih atau bisa sebanyak 2/3 sisi dada berwarna putih. Tetapi kalau yang terjadi genangan air di rongga pleura (efusi pleura minimal) maka pada ronsen dada akan terlihat hanya bahagian kecil dada tertutup kabut warna putih bahkan seringkali terlihat hanya sudut pertemuan diafragma-tulang costae (sinus kostofrenikus) yang tumpul. Tentu kalau efusi pleura masif terjadi, dokter spesialis paru (Sp.P) harus mengeluarkan cairan yang membanjiri itu sesegera mungkin. Karena seringkali pada kondisi ini pasien sesak napas berat karena proses ventilasi tidak berjalan dengan baik. Efusi pleura masif ini merupakan kondisi gawat napas yang harus ditatalaksana segera. Pemasangan slang dada merupakan pilihan yang sering kali diambil oleh dokter spesialis paru (Sp.P) agar cairan tadi mengalir banyak keluar agar banjir air tadi bisa hilang. Dari beberapa penelitian diketahui umumnya kebanjiran di rongga pleura (efusi pleura masif) ini disebabkan karena penyakit keganasan (kanker) walaupun bisa juga disebabkan karena penyakit infeksi. Bagi seorang dokter spesialis paru (Sp.P) tidaklah sulit membedakan apakah ini genangan air di rongga pleura (efusi pleura minimal) atau banjir di rongga pleura (efusi pleura masif) karena bagi kami tidak ada yang perlu ditutup-tutupi karena “pasien” pun akan mudah membedakannya. #bukaniklan##dokterparu##pulmonologi#