Tips Mengatasi Pusing Saat Rebahan Penyebab dan Solusinya – Pusing saat rebahan adalah kondisi yang sering dialami banyak orang, terutama ketika memindahkan posisi dari duduk ke tidur atau saat bangun dari tidur. Sensasi ini bisa berupa kepala terasa berat, berputar (vertigo), atau seperti melayang. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu. Pusing yang muncul saat rebahan umumnya https://www.new-grand-buffet.com/ disebabkan oleh perubahan posisi tubuh yang memengaruhi sistem vestibular (keseimbangan tubuh) serta aliran darah ke otak.
Faktor Penyebab Pusing Saat Rebahan
Ada beberapa penyebab utama mengapa seseorang merasakan pusing ketika berbaring, di antaranya:
1. Vertigo Posisi Paroksismal Jinak (BPPV)
BPPV terjadi ketika partikel kecil di telinga bagian dalam berpindah tempat dan mengganggu fungsi keseimbangan. Penderita biasanya merasa pusing berputar saat mengubah posisi kepala, seperti rebahan atau bangun dari tidur.
2. Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)
Saat posisi tubuh berubah tiba-tiba, tekanan darah bisa menurun mendadak sehingga aliran darah ke otak terganggu. Hal ini menyebabkan rasa pusing dan lemas, terutama saat dari berdiri ke rebahan atau sebaliknya.
3. Masalah pada Telinga Bagian Dalam
Gangguan seperti infeksi, radang, atau penumpukan cairan di telinga dapat memengaruhi organ keseimbangan tubuh. Pusing bisa muncul saat kepala diputar atau posisi tubuh berubah.
4. Kurang Tidur dan Kelelahan
Kurang istirahat dapat membuat sistem saraf dan aliran darah tidak optimal. Saat tubuh berusaha relaksasi ketika rebahan, rasa pusing bisa muncul sebagai respons tubuh yang kelelahan.
5. Stres dan Kecemasan
Kondisi psikis yang tidak stabil mampu menyebabkan otot tegang, aliran darah tidak lancar, bahkan hiperaktif pada sistem saraf. Ini bisa memicu pusing baik ketika berdiri maupun berbaring.
6. Dehidrasi
Kurangnya cairan tubuh membuat tekanan darah turun dan sirkulasi tidak lancar, sehingga pusing mudah muncul saat tubuh berganti posisi.
7. Gangguan Saraf atau Neurologis
Pada beberapa kasus, pusing saat rebahan bisa disebabkan oleh gangguan sistem saraf atau bahkan masalah serius seperti tekanan intrakranial.
Cara Mengatasi Pusing Saat Rebahan
Untuk meredakan dan mencegah pusing saat berbaring, lakukan langkah berikut:
- Bangun atau ubah posisi tubuh secara perlahan, hindari pergerakan tiba-tiba.
- Perbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi.
- Tidur cukup 7–8 jam per hari agar tubuh pulih optimal.
- Lakukan relaksasi dan teknik pernapasan jika pusing disebabkan stres.
- Hindari konsumsi kafein atau alkohol berlebih, karena dapat memengaruhi keseimbangan tubuh.
- Konsultasikan ke dokter, terutama jika pusing berulang dan disertai gejala lain seperti mual, muntah, atau gangguan pendengaran.
Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?
Jika pusing terus-menerus terjadi setiap kali rebahan, berlangsung lebih dari satu minggu, atau muncul bersama gejala seperti penglihatan kabur, kesemutan, atau nyeri kepala hebat, segera periksakan diri ke dokter. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab pastinya dan mendapatkan penanganan sesuai.